Bagian-Bagian pH Meter dan Elektroda pH Sesuai Kebutuhan di Laboratorium

Halo Chemist!

Siapa yang pernah mendengar atau menggunakan pH meter? Pasti Chemist sudah tidak asing kan dengan instrumen satu ini? pH meter adalah suatu instrument analisa yang dapat mengetahui aktivitas ion hidrogen dalam suatu larutan sehingga diketahui tingkat keasaman dan kebasaannya.

Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai bagian-bagian pH meter yang perlu diketahui chemist untuk dapat menentukan tingkat keasaman dan kebasaan dalam suatu sampel yang tepat sesuai dengan kebutuhan di Labortaorium.

Pengertian

pH merupakan parameter uji yang sangat penting dan digunakan di banyak industri untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan layak edar. pH meter memiliki aplikasi yang sangat luas baik dalam hal riset di laboratorium, lingkungan, farmasi maupun di lingkup non laboratorium.

Komponen Utama pH meter

pH meter memiliki 3 komponen utama yaitu elektroda sebagai sensor pH, serta kabel penghubung antara elektroda dan unit  yang saling terhubung sehingga dapat mengukur pH dalam suatu larutan.

1. Elektroda pH

Elektroda-pH-Meter-Scienec-Line

Elektroda merupakan komponen utama pH yang berfungsi sebagai sensor pH.

2. Meter/Unit

Meter unit yang berfungsi sebagai prosesor untuk mengolah dan memproses data

Meter/Unit pH meter dari Brand SI Analytics

 

 

 

 

 

3. Kabel Penghubung

Kabel yang menghubungkan elektroda pH dan meter unit.

Kabel yang menghubungkan elektrod a pH dan munit pH sehingga pH meter dapat berjalan dan membaca nilai pH pada sampel, agar diketahui tingkat keasamannya

Elektroda pH, Komponen Utama dalam Sensor pH

Komponen utama elektroda kaca pH adalah badan elektroda, membran kaca sensitif pH, elektroda referensi, elektrolit referensi, dan sambungan referensi.

Bagian-bagian elektroda pH yaitu membran kaca, elektroda pembanding, buffer pH, dll

Elektroda pH terdiri dari dua bagian :

    1. Bagian Luar (Membran)
      Bagian terluar dari elektroda (membran) biasanya disebut juga sebagai elektroda gelas kaca yang berisi sensor pH. Membran ini diisi dengan larutan buffer dengan pH yang diketahui nilainya (biasanya pH = 7).
    1. Bagian Dalam
      Pada bagian dalam elektroda berisi elektroda pembanding. Desain dua bagian elektroda ini menciptakan pengikatan ion H+ yang konstan di bagian dalam membran elektroda, sedangkan bagian luar membran kaca terpapar ke sampel di mana terdapat ion H+ dalam jumlah yang bervariasi. Perbedaan ion H+ inilah menciptakan potensial yang terbaca versus potensial stabil dari elektroda referensi (perbedaan voltase antar kedua elketroda), sehingga hal inilah yang dibaca sebagai nilai pH.

Badan Elektroda

Sebuah elektroda dapat memiliki material berbahan kaca ataupun plastik yang disesuaikan dengan kegunaanya. Elektroda berbahan plastik digunakan untuk aplikasi yang umum di laboratorium dengan material yang ringan dan tidak mudah pecah, sedangan elketroda berbahan kaca biasanya digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan suhu tinggi. Selain itu, ada juga elektroda yang berbahan titanium dengan durabilitas yang tinggi untuk kebutuhan di lapangan.

Jenis-Jenis Elektroda pH

Elektroda pH didesain dengan berbagai macam jenis dan bentuk membrane yang sesuai dengan aplikasi dan kebutuhan sampel yang diuji sehingga membrane kaca dapat berfungsi secara optimal sebagai sensor pH yang akurat dengan daya tahan yang tinggi.

Elektroda pH yang umumnya digunakan di laboratorium biasanya berbentuk bola yang dilengkapi dengan bulb ataupun elektroda pH berbentuk cone atau huruf A. Elektroda ini dapat digunakan untuk mengukur beragam sampel larutan dengan aplikasi yang luas di berbagai industri. Sedangkan untuk aplikasi yang khusus dengan bentuk seperti tombak dengan ujung lancip digunakan untuk sampel semi-solid seperti contohnya daging, keju, yogurt. Ataupun membran elektroda dengan bentuk datar yang digunakan untuk sampel dengan pengukuran di permukaan seperti pH kertas, ataupun kulit.

bentuk bentuk Elektroda

Bentuk dan variasi elektrda pH blueline SI Analytics

Pada beberapa sampel dan aplikasi yang khusus mungkin memerlukan desain membran yang khusus, seperti membran ujung tombak untuk menembus media semi-padat dan membran datar untuk pengukuran sampel di permukaan seperti kulit.

Lichem center menyediakan peralatan pH Meter dan Elektroda Terlengkap

Beragam-Jenis-Elektroda-Blue-Line-Science-Line-dan-IDS-yang-tersedia-di-website-SI-Analytics

beragam variasi elektroda pH SI Analytics

Lichem center indonesia menyediakan peralatan pH Meter dengan aplikasi yang luas mulai dari jenis pH meter portable maupun benchtop.

pH meter yang diageni tersebut merupa brand pH meter berkualitas tinggi dari SI Analytics, A Xylem Brand Germany. SI Analytics merupakan anak perusahaan dari Xylem grup, telah berpengalaman selama 87 dalam memproduksi beragam jenis instrument elektrokima dan elektroda pH kapasitas tinggi yang cepat, akurat dan durabilitas yang tinggi. Untuk berdiskusi lebih lanjut megenai pH meter dan elektroda pH yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hubungi PT Lichem Center Indonesia

email :  info@lichemindo.com

nomer telpon (0251) 7503033.

Linkedin

Youtube Lichem Center Indonesia

Read Other Insight

  • Dissolved Oxygen : Parameter Penentu Pencemaran Air

    Oksigen adalah kebutuhan dasar bagi manusia. Tubuh memerlukan kadar oksigen yang cukup (>6%) untuk menjalankan proses metabolisme. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti hipoksia, kerusakan otak, dan jaringan tubuh lainnya, bahkan kematian. Hal ini juga berlaku untuk ikan dan hewan akuatik lainnya. Apa Itu DO? DO (Dissolved Oxygen) atau oksigen terlarut adalah jumlah…

  • Ketahui Tingkat Asiditas dan Alkalinitas dalam Bahan Pangan

    Perkembangan teknologi di bidang pangan telah melahirkan berbagai inovasi produk makanan dan minuman yang beragam sesuai dengan keunikannya masing-masing. Hal ini mengakibatkan munculnya berbagai macam produk dengan jenis  rasa dan bentuk yang bisa kita temui di pasaran saat ini. Untuk memproduksi sebuah produk pangan bukanlah hal yang mudah. Dalam prosesnya melibatkan proses yang sangat panjang,…

  • Panduan Lengkap Kalibrasi pH Meter untuk Hasil Pengukuran yang Akurat dan Tepat

    Setiap alat ukur perlu dilakukan kalibrasi untuk memastikan hasil pengukuran akurat dan tertelusur ke Standar Internasional. Hal ini termasuk pada pH meter yaitu instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat keasaman dan kebasaan suatu produk secara lebih cepat dan akurat. pH meter perlu dikalibrasi secara rutin setiap kali akan digunakan menggunakan larutan penyangga (buffer). Apa itu…

  • Apa itu pH? Pengertian, Pengukuran dan Aplikasinya di Berbagai industri

    Siapa yang pernah mendengar atau melakukan pengukuran pH? pH adalah parameter yang paling penting dan paling sering dilakukan dalam menentukan kualitas suatu produk setelah temperatur. Tentunya sebagai seorang Chemist yang terbiasa bekerja di Laboratorium, kita semua sudah familiar dengan pengukuran pH yang dapat memberikan informasi mengenai tingkat keasaman dari suatu zat. Pada artikel ini, kita…

  • Keunggulan Titrator (Titrasi Otomatis) dibandingkan Titrasi Manual

    Titrator otomatis adalah alat yang digunakan dalam analisis kimia dengan metode titrasi, yang bertujuan untuk menentukan kadar analit dalam suatu sampel. Berbeda dengan metode gravimetri yang mengukur berat sampel, titrasi mengandalkan pengukuran volume, sehingga dikenal juga sebagai analisis volumetri. Saat ini, metode titrasi tetap populer di berbagai industri karena mudah, cepat, dan akurat dalam menentukan…

  • Analisa Kadar Amonia dengan Elektroda Selektif Ion (ISE) yang Cepat, Akurat berdasarkan APHA

    Amonia (NH₃) adalah senyawa anorganik yang dibutuhkan sebagai sumber energi dalam proses nitrifikasi oleh bakteri aerobik. Senyawa ini banyak digunakan dalam produksi urea, industri kimia, dan industri kertas (Effendi, 2003). Namun, tingginya kadar amonia di perairan dapat berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengukuran kadar amonia secara akurat…