QC & QA Perbedaan

QC dan QA, Apa Bedanya?

Halo sobat chemist! Apakah sobat chemist familiar dengan istilah QC dan QA?

quality control & quality assurance

Dalam dunia laboratorium atau industri, istilah Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC) sering kali muncul dan bahkan digunakan secara bergantian. Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar baik dari segi definisi, tujuan, fokus, hingga pendekatan. Memahami perbedaan QC dan QA sangat penting untuk memastikan proses kerja yang lebih efektif dalam menjaga mutu produk atau layanan. Berikut adalah penjelasan mendalam tentang keduanya.

Istilah dalam ISO 17025

Dalam ISO 17025 klausul 7.7, untuk memastikan keabsahan hasil uji laboratorium penting bagi laboratorium memiliki prosedur terdokumentasi.

Data yang dihasilkan harus direkam sedemikian rupa sehingga kecenderungan dapat dideteksi dan bila memungkinkan, teknik statistik harus diterapkan untuk melakukan tinjauan atas hasilnya. Selain itu untuk menjamin keabsahan hasil tersebut laboratorium juga perlu menerapkan, memelihara dan mengembangkan pengendalian mutu dan penjaminan mutu dalam setiap pengujiannya.

Perbedaan QC dan QA

Penjaminan Mutu (QA)

Berdasarkan ISO 9000 : 2015 tentang Sistem Manajemen Mutu QA adalah bagian dari manajemen mutu yang fokus untuk memberikan jaminan bahwa persyaratan mutu akan dipenuhi. Dengan kata lain QA adalah segala proses yang dilakukan laboratorium di internal maupun eksternal laboratorium untuk menjamin serta mencapai mutu lab dan validitas hasil uji yang sesuai dengan persyaratan baik teknis maupun hukum. Dalam hal penerapannya di laboratorium uji, QA dilakukan untuk mengevaluasi secara menyeluruh oleh penyelia dan manajer teknis atau pihak luar yang independen terhadap data hasil pengujian yang diperoleh.

Beberapa hal yang perlu dilakukan lab dalam menjamin mutu diantaranya :

  1. Validasi/verifikasi metode uji
  2. Audit internal
  3. Uji profisiensi atau uji banding laboratorium
  4. Asesmen oleh badan akreditasi
  5. Verifikasi data hasil uji oleh penyelia dan divalidasi oleh manajer teknis sebelum laporan diterbitkan

Pengendalian Mutu (QC)

Berbeda dengan penjaminan mutu/QA, berdasarkan ISO 9000 : 2015, pengendalian mutu (Quality Control – QC) adalah bagian dari SISTEM MANAJEMEN MUTU yang fokus pada pemenuhan persyaratan mutu. QC atau pengendalian mutu mengatur mengenai pengendalian, pemantauan dan pemeriksaan yang dilakukan untuk sistem manajemen mutu berjalan dengan baik dan benar. Dalam penerapannya di bidang pengujian, pengendalian mutu dilakukan untuk mengevalusi dan memastikan segala hal yang dipersyaratkan secara teknis oleh metode uji yang digunakan oleh analis laboratorium. Beberapa hal yang perlu dilakukan lab dalam mengendalikan mutu yaitu

  1. Meningkatkan kompetensi analis
  2. Melakuakan perlakuan awal, preparasi dan pengujian sampel yang tepat
  3. Melakukan pengujian blanko laboratorium/blanko metode
  4. Identifikasi dekontaminasi peralatan gelas
  5. Pengunaan bahan acuan bersertifikat (CRM)
  6. Kalibrasi peralatan pengukuran
  7. Mengendalikan kondisi akomodasi dan lingkungan pengujian
  8. Akurasi dan presisi hasil uji
  9. Ketertelusuran pengukuran
  10. Penerapan angka pentung dan ketidakpastiaan
  11. Pelaporan hasil
  12. Pemeliharaan rekaman data

Perbedaan QC dan QA

Kesimpulan

Dalam hal pengujian di laboratorium, QC merupakan pemenuhan segala sesuatu yang disyaratkan secara teknis oleh metode pengujian yang digunakan oleh analis laboratorium. Sedangkan  QA dilakukan untuk evaluasi menyeluruh oleh penyelia dan manajer teknis atau pihak luar yang independen terhadap data hasil pengujian yang diperoleh.

Read Other Insight

  • Sertifikasi BNSP Laboratorium: Pentingnya bagi Personel untuk Mutu Sesuai ISO 17025:2017 (BNSP Laboratory Certification: Unlocking Superior Competence for ISO 17025:2017 Compliance)

    Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Personel Laboratorium untuk Peningkatan Mutu Sesuai ISO 17025:2017 Pendahuluan  Sertifikasi BNSP laboratorium adalah langkah penting dalam memastikan kompetensi personel laboratorium sesuai standar ISO 17025:2017. Dengan sertifikasi ini, tenaga laboratorium dapat meningkatkan keakuratan hasil uji serta memenuhi regulasi yang berlaku. Sertifikasi bagi personel laboratorium merupakan langkah penting dalam meningkatkan mutu dan keandalan…

  • Mengapa Audit Internal Sistem Manajemen Mutu Penting?

      Audit Internal Sistem Manajemen Mutu, apakah laboratorium Anda sudah melakukannya dengan baik?   Salah satu cara untuk memastikan efektivitas sistem manajemen mutu adalah dengan melakukan audit internal.  Audit tidak hanya berfungsi sebagai proses evaluasi, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan performa laboratorium. Dengan menerapkan audit yang efektif, laboratorium dapat mengidentifikasi kelemahan sistem dan menerapkan…

  • Validasi dan Verifikasi pada Pengujian Kimia

    Validasi & Verifikasi pada Pengujian Kimia: Panduan Lengkap untuk Menjamin Akurasi dan Keandalan Hasil Pendahuluan Validasi & Verifikasi pada Pengujian Kimia adalah proses penting dalam laboratorium untuk memastikan hasil pengujian yang akurat dan sesuai dengan standar global.”Dalam laboratorium pengujian kimia, memastikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan adalah prioritas utama. Dua proses penting yang mendukung…

  • Pentingnya Bahan Acuan Standar dalam Analisis Laboratorium

    Dalam dunia laboratorium, bahan acuan standar memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan hasil uji yang dapat diandalkan. Bahan acuan standar digunakan untuk kalibrasi instrumen analitik, validasi metode uji, dan menjaga konsistensi kualitas hasil analisis. Jenis Standar dalam Analisis Laboratorium Berdasarkan definisi ISO, standar adalah bahan atau zat yang memiliki nilai-nilai properti yang cukup baik…

  • Mengenal Water Purifier System untuk Analisa di Laboratorium

    Pentingnya Kualitas Air dalam Analisis Laboratorium Air merupakan salah satu reagen kimia paling penting dalam analisis laboratorium. Kualitas air yang digunakan dapat mempengaruhi keberhasilan pengujian, terutama dalam analisis instrumen seperti HPLC, GC, ICP-MS, serta dalam aplikasi bioteknologi dan farmasi. Oleh karena itu, memahami sistem pemurnian air menjadi krusial bagi laboratorium yang menginginkan hasil analisis yang…

  • Pentingnya Kalibrasi dan Standarisasi Peralatan Gelas Volumetri di Laboratorium

    Peralatan gelas volumetri di laboratorium memegang peran fundamental dalam berbagai proses analisis kimia, mulai dari pengenceran larutan, pengambilan volume sampel, hingga penyiapan reagen. Agar hasil pengujian dapat dipercaya, setiap penggunaan peralatan gelas seperti labu ukur, pipet, buret, dan silinder ukur harus berdasarkan pada prosedur yang terstandar. Salah satu aspek krusial dalam menjamin validitas hasil analisis…