Author: admin

  • 3 Prosedur Pengendalian Mutu Internal

        Pendahuluan Mengenai pengendalian mutu, kalibrasi, dan verifikasi metode pengukuran pH, proses ini sangat penting untuk memastikan hasil pengukuran yang akurat dan sesuai standar. Dalam berbagai industri, terutama laboratorium lingkungan, pengukuran pH digunakan untuk memantau kualitas air, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, dan memahami dinamika kimia dalam larutan. Menjaga keakuratan pengukuran pH memerlukan penerapan pengendalian…

  • Titrator otomatis vs Titrator Manual, Mana yang Lebih Efisien

      Pendahuluan Titrasi adalah salah satu metode analisis kimia yang telah digunakan selama lebih dari dua abad. Sejak berkembang pada era industrialisasi di abad ke-18 dan disempurnakan dengan penggunaan buret kaca pada tahun 1890, teknik ini menjadi standar di berbagai laboratorium. Seiring kemajuan teknologi, metode titrasi kini terbagi menjadi dua kategori utama: manual titration dan…

  • Perbedaan Verifikasi dan Validasi Metode Uji Kimia : Langkah Penting dalam Memastikan Akurasi Hasil Pengujian

      Verifikasi dan Validasi Metode Uji  Kimia Halo Sobat Chemist! Apakah sobat pernah melakukan verifikasi dan validasi metode uji kimia? atau pernah mendengar istilah ini di laboratorium? Yap! tentunya bagi sobat yang sering bekerja dalam melakukan pengujian di lab sudah tidak asing lagi yaa. Verifikasi dan validasi keduanya adalah proses yang dilakukan untuk memastikan suatu…

  • Pemahaman & Implementasi ISO 17025, Definisi, Langkah-Langkah dan Manfaat

      Pendahuluan ISO 17025 adalah standar internasional yang mengatur persyaratan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Training ISO 17025 sangat penting bagi laboratorium untuk memahami dan mengimplementasikan standar ini agar hasil uji akurat dan memenuhi persyaratan akreditasi. Di Indonesia, ISO 17025 diadopsi menjadi SNI ISO/IEC 17025:2017 oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai persyaratan akreditasi Laboratorium. Implementasi…

  • Penerapan ISO 9001:2015 dalam Menjamin Mutu Hasil Analisis

        Mengapa Penerapan ISO 9001:2015 dalam Menjamin Mutu Hasil Analisis Sangat Penting? Sobat Chemist, apakah kalian pernah bertanya-tanya bagaimana laboratorium dapat menjamin hasil analisis yang akurat dan konsisten? Dalam dunia laboratorium, ketepatan hasil analisis sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan, baik dalam industri, kesehatan, maupun penelitian. Untuk memastikan mutu yang terjaga, laboratorium harus menerapkan standar…

  • QC dan QA, Apa Bedanya?

    Halo sobat chemist! Apakah sobat chemist familiar dengan istilah QC dan QA? Dalam dunia laboratorium atau industri, istilah Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC) sering kali muncul dan bahkan digunakan secara bergantian. Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar baik dari segi definisi, tujuan, fokus, hingga pendekatan. Memahami perbedaan QC dan QA sangat penting untuk memastikan…

  • Bagaimana memilih Bahan Acuan/ CRM yang Tepat Sesuai Kebutuhan

    Bahan acuan / CRM mana yang kamu butuhkan? – Halo Sobat Chemist dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai Bahan Acuan Bersertifikat atau CRM (Certified Reference Material) yang digunakan sebagai bahan kimia standar dalam pengendalian mutu. Dalam artikel ini kita akan bahas berbagai klasifikasi bahan acuan. Hal ini penting sekali untuk Kamu ketahui agar dapat…

  • Apa itu CRM, Pengertian, dan Kegunaannya dalam Pengujian Laboratorium yang Akurat

    CRM atau Certified Refference Material – Bahan Acuan bersertifikat adalah salah satu cara dalam penjaminan data mutu pengujian yang dilakukan dalam memberikan hasil yang akurat dan konsisisten Beberapa penerapan Jaminan Data Hasil Pengujian berdasarkan ISO 17025 terdiri dari Pengendalian dokumen dan rekaman Pengendalian mutu internal dan Pengendalian Eksternal Kali ini kita akan membahas salah satu…

  • Apa Itu Syringe Filter? Fungsi, Cara Penggunaan dan Bagaimana Memilih Syringe Filter yang Tepat 

    Apa Itu Syringe Filter? Yuk kenalan dengan si ‘kecil’ yang besar manfaatnya    Halo chemist! kamu pernah gak sih mendapati sampel yang keruh, kotor dan memiliki partikel-partikel kasar ataupun halus di dalamnya? hmmm kerja berat banget yaaa…. apalagi kalo parameter yang diuji menggunakan instrument berkapasitas tinggi  seperti GC, HPLC ataupun AAS. Huuuu jangan coba-coba deh…